Kisah Asal Muasal Ayam Sentul | Ternak Lokal Khas Asli Ciamis

di sandur dari ciamismanis.com

Masyarakat Ciamis pantas berbangga karena Ayam Sentul sudah dalam proses sertifikasi agar diakui sebagai ternak lokal dan khas Ciamis, sehingga tidak dapat diklaim oleh daerah lain. Nilai penting keberadaan Ayam Sentul sepatutnya menggugah publik Ciamis untuk semakin mengenal, mencintai dan ikut serta dalam pelestarian ayam tersebut.


foto: Duwi's Zone
Kerajaan Galuh merupakan sebuah monarki yang pernah ada di daerah Ciamis (Jawa Barat). Syahdan diceritakan, suatu waktu ada seorang bayi yang dibuang ketika baru saja dilahirkan. Bayi tersebut -kelak dikenal dengan nama Ciung Wanara, merupakan anak dari hasil perkawinan Raja Galuh dengan Naganingrum.

Sang bayi dihanyutkan ke sungai Citanduy karena dianggap bukan putra permaisuri dari hasil hubungan dengan Bramawijaya, suaminya (Raja Galuh yang sah). Saat bayi tersebut dihanyutkan, ia dibekali 2 butir telur ayam dalam perahunya.

Selanjutnya bayi tersebut ditemukan oleh pasangan kakek dan nenek Balangantrang. Sambil mengurus sang bayi, telur ayam tadi dieramkan di daerah Nagawiru (Ciamis sekarang). Ayam tersebut kemudian menetas dan dipelihara oleh kakek-nenek tadi sampai besar.

Pasangan ayam tersebut kemudian beranak pinak sampai suatu saat muncul ayam Sentul jantan dengan warna bulu abu-abu atau 'Jalak Harupat' dalam salah satu keturunannya. Nama 'Sentul' sendiri diambil dari buah berwarna abu-abu kekuning-kuningan, yaitu buah kecapi yang di daerah Parahyangan terkenal dengan sebutan buah Sentul.

Ayam tersebut sangat disayang oleh Ciung Wanara dan diberi nama Si Jelug. Dalam kisah selanjutnya, Si Jelug disebutkan selalu memenangkan kontes ketangkasan adu ayam. Ketika Ciung Wanara mengikutkan Si Jelug dalam kontes ketangkasan, berhadapan dengan ayam para bangsawan Tatar Galuh, ayam tersebut tidak pernah kalah. Hal ini menarik perhatian Raja Galuh untuk menantang tanding dengan ayam aduan miliknya.

Kontes adu ayam bergengsi ini disepakati dengan menjadikan sebagian wilayah kerajaan Galuh sebagai taruhan. Jika ayam milik Raja Galuh dikalahkan oleh Si Jelug maka wilayah tersebut akan diberikan kepada Ciung Wanara. Ayam milik raja ternyata kalah, sehingga sebagian wilayah Galuh kemudaian menjadi berada dibawah kekuasaan Ciung Wanara.
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Kisah Asal Muasal Ayam Sentul | Ternak Lokal Khas Asli Ciamis
Ditulis Oleh Hary Muhlia
DILARANG KERAS Copy Paste 100% artikel ini!!! Artikel ini dilindungi dengan setifikat DMCA.com Protection Status Protected, silahkan edit minimal 60% adalah hasil narasi anda sendiri dan jangan lupa sertakan link yang menuju ke artikel Kisah Asal Muasal Ayam Sentul | Ternak Lokal Khas Asli Ciamis ini sebagai sumbernya. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

Bagikan ke

Iklan Anda
Berkomentar dengan
atau
silahkan tentukan pilihan sobat!

10 komentar:

  1. Artikelnya sangat bermanfaat terutama untuk warga ciamis sebagai pengetahuan sejarah nenek moyangnya,trims telah berbagi informasi

    BalasHapus
  2. Thx Info nya, sebagai warga ciamis jadi tau asal muasal ayam sentul

    BalasHapus
  3. terimakasih atas informasinya
    senang bisa berkunjung ke blog anda

    BalasHapus
  4. terimakasih atas informasinya
    di tunggu postingan selanjutnya
    senang bisa berkunjung ke blog anda

    BalasHapus
  5. wih mantap bagus sekali info yang di sajikan
    ditunggu update nya
    salam blogger

    BalasHapus
  6. saya suka sekali info nya
    gak bikin bosan gan
    terimakasih

    BalasHapus
  7. di blog ini banyak info info
    yang sangat bagus
    terimakasih gan

    BalasHapus

1.Jangan lupa koment yah kawan,untuk mempererat silaturahim.
2.Komentar Tanpa Moderasi. Yang mau pasang Link,gunakan NAME/URL atau Open ID.
3.Silahkan kawan becanda,asal dengan etika.
4.Terimakasih kunjungan dan komentarnya kawan,Mohon maaf jika belum bisa berkunjung balik
5.Tetap tersenyum meskipun sedih.

© 2013 Harysukasuka - All Rights Reserved | Disclaimer | Privacy Policy
Template by IdleCreative
Back to Top